MAKNA PEMBACAAN AYAT AL-QURAN PADA RITUAL KEMATIAN ISLAM DI DESA POHU KECAMATAN RANTEANGIN KABUPATEN KOLAKA UTARA

Penulis

  • Muh. Abd. Aziz Penulis
  • Abd. Haris Nasution Universitas Sains Islam Al Mawaddah Warrahmah Kolaka Penulis
  • Akmir Universitas Sains Islam Al Mawaddah Warrahmah Kolaka Penulis

Kata Kunci:

Living Qur’an, ritual kematian, , pembacaan Al-Qur’an, Desa Pohu

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji makna pembacaan ayat-ayat Al-Qur'an pada ritual kematian Islam di Desa Pohu, Kecamatan Ranteangin, Kabupaten Kolaka Utara. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian etnografi untuk memahami praktik budaya dan keagamaan masyarakat secara mendalam. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap masyarakat yang terlibat dalam pelaksanaan ritual kematian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk ritual kematian Islam yang dilaksanakan masyarakat Desa Pohu meliputi tahlilan dan khataman Al-Qur’an. Ayat-ayat yang umum dibaca dalam ritual tersebut antara lain Surah Al-Fatihah, Al-Ikhlas, An-Nas, Al-Falaq, Yasin, Al-Mulk, dan Al-Baqarah. Pembacaan ayat-ayat Al-Qur’an dimaknai sebagai bentuk doa untuk memohon ampunan dan rahmat Allah SWT bagi almarhum, sekaligus sebagai sarana memperoleh ketenangan spiritual bagi keluarga yang ditinggalkan. Selain memiliki makna religius, ritual ini juga mengandung nilai sosial yang kuat, yaitu mempererat hubungan silaturahmi, memperkuat solidaritas sosial, dan menumbuhkan rasa kebersamaan antaranggota masyarakat. Tradisi tersebut menunjukkan adanya integrasi antara ajaran Islam dan budaya lokal yang terus dipertahankan sebagai warisan leluhur. Dengan demikian, pembacaan ayat-ayat Al-Qur’an dalam ritual kematian di Desa Pohu tidak hanya berfungsi sebagai praktik ibadah, tetapi juga sebagai media penguatan nilai-nilai sosial dan spiritual dalam kehidupan masyarakat.

Referensi

Abdullah, A. (2004). Islam dan sosial budaya di Indonesia. Jakarta: LP3ES.

Abu Dawud. (2013). Ensiklopedia hadis: Sunan Abu Dawud. Jakarta: Almahira.

Anggraeni, A. S., & Putri, G. A. (2020). Makna upacara adat pemakaman Rambu Solo’ di Tana Toraja. Jurnal Kreasi Seni dan Budaya, 3(1).

Apri Yolanda, B., dkk. (2020). Makna upacara kematian Malapeh-lapeh bagi masyarakat Nagari Taluak Pesisir Selatan. Journal of Anthropological Research, 1(3), 199–208.

Arja, A., dkk. (2023). Situs Rahambuu Desa Lelewawo Kecamatan Batu Putih Kabupaten Kolaka Utara (Kajian sejarah kebudayaan). Journal Idea of History, 6(2), 173–182.

Farhan, M., dkk. (2024). Tradisi khataman Al-Qur’an Mappanre Temme’ pada acara pernikahan suku Bugis (Studi living Qur’an di Desa Laea Kecamatan Poleang Selatan Kabupaten Bombana). Jurnal Ushuluddin Adab dan Dakwah, 7(1), 20–21.

Julianto, T. A., dkk. (2022). Bacaan ayat-ayat Al-Qur’an pada praktik zikir batu di Desa Tingkara, Kecamatan Malangke, Luwu Utara. Jurnal Studi Al-Qur’an dan Tafsir, 1(2), 70–78.

Karim, A. (2017). Makna ritual kematian dalam tradisi Islam Jawa. Jurnal Kajian Kebudayaan, 12(2), 168–179.

Kementerian Agama Republik Indonesia. (2021). Al-Qur’an dan terjemahan. Bandung: Cordoba.

Madjid, N. (t.t.). Islam, kemodernan, dan keindonesiaan. Jakarta: Paramadina.

Mahfuz Munawar, A., & Akbar, A. F. R. (2023). Tradisi fida’an dan akulturasinya pada masyarakat desa: Kajian living hadis di Plosojenar Ponorogo. Jurnal Kebudayaan dan Keagamaan, 18(2), 134–145.

Melamba, B. (2012). Interaksi Islam dengan budaya Barasandi dan aktivitas sosial keagamaan orang Tolaki di Sulawesi Tenggara. Harakah, 14(2), 277–290.

Murdiyanto, E. (2020). Metode penelitian kualitatif. Yogyakarta.

Nasrulloh, L. (2020). Ritual penguburan mayat suku Sasak Desa Montong Baan Selatan Lombok Timur. Journal Educational, 1(1), 33–41.

Shihab, M. Q. (2009). Tafsir Al-Mishbah (Jilid 5). Jakarta: Lentera Hati.

Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif dan R&D (Cet. 26). Bandung: Alfabeta.

Suyuti, N., dkk. (2023). Kebudayaan Mekongga. Bandung: Widina Media Utama.

Wawansyah, dkk. (2014). Tradisi ziarah kubur masyarakat Sasak (Studi kasus makam Loang Baloq). Jurnal Pedagoria, 9(1), 25–34.

Zakariah, M. A., dkk. (2020). Metodologi penelitian kualitatif, kuantitatif, action research, research and development. Kolaka: Yayasan Pondok Pesantren Al Mawaddah Warrahmah.

Zulaikha, S. (2011). Spiritualitas dan ritual Islam di Nusantara. Yogyakarta: LKiS.

Unduhan

Diterbitkan

2026-10-05