KAJIAN LIVING QUR’AN TRADISI LECCE BOLA BARU MASYARAKAT BUGIS BONE DESA PUU LAWULO KECAMATAN SAMATURU KABUPATEN KOLAKA
Kata Kunci:
Living Qur’an, Tradisi, Lecce Bola Baru, Akulturasi IslamAbstrak
Tradisi Lecce Bola Baru merupakan salah satu tradisi masyarakat Bugis Bone yang masih dilestarikan hingga saat ini, termasuk oleh masyarakat Bugis perantauan di Desa Puu Lawulo Kecamatan Samaturu Kabupaten Kolaka. Tradisi ini menjadi bagian dari praktik budaya yang mengalami akulturasi dengan nilai-nilai Islam sehingga dapat dikaji melalui pendekatan Living Qur’an. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan tradisi Lecce Bola Baru, memahami makna yang terkandung di dalamnya, serta menganalisis ayat dan surat Al-Qur’an yang digunakan dalam tradisi tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan teori konstruksi sosial Peter L. Berger dan teori tafsir tematik Abd al-Hayy al-Farmawi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi Lecce Bola Baru dilaksanakan melalui beberapa tahapan, mulai dari penyambutan rumah baru, pembacaan doa, Barzanji, pembacaan surah Yasin, hingga makan bersama. Tradisi ini mengandung nilai syukur, keselamatan, solidaritas sosial, dan penghormatan terhadap budaya leluhur. Ayat-ayat Al-Qur’an yang digunakan dalam ritual berfungsi sebagai media spiritual dan simbol penguatan nilai-nilai keislaman dalam budaya masyarakat Bugis. Tradisi Lecce Bola Baru menjadi bentuk nyata Living Qur’an dalam kehidupan masyarakat Bugis Bone di Desa Puu Lawulo.
Referensi
Hasbillah Ahmad Ubaydi, 2023, Ilmu Living Qur'an-Hadis Ontologi, Epistemologi dan Aksiologi, Banten: Yayasan Wakaf Darus-Sunnah.
Jusni, Akmir, dan Nurfadhilah Syam, 2025, “Rezeki dalam Perspektif Al-Qur'an (Studi Komparatif Tafsir Al-Misbah dan Tafsir Al-Azhar),” Jurnal Ushuluddin Adab dan Dakwah (JUAD), Vol. 8, No. 1.
Nur Azzira Alya Rasifah dan Annisa Rahayu 2023, “Tradisi Lecce Bola Baru pada Masyarakat Bugis,” Al-Dhikra: Jurnal Studi Qur'an dan Hadis, Vol. 5, No. 1.
Solikhin Muhammad, 2010, Ritual dan Tradisi Islam Jawa, Yogyakarta: Narasi.
Wahyudi Agus Imam, “The Living Qur'an: Upaya Penanaman Nilai-Nilai Al-Qur'an dalam Kehidupan Santri”, Tesis.