ANALISIS YURIDIS PUTUSAN PA KOLAKA TENTANG PERCERAIAN AKIBAT CAMPUR TANGAN ORANG TUA DALAM KONFLIK RUMAH TANGGA

Penulis

  • septia adistyaulianingsi Universits sains islam al mawaddah warrahmah kolaka Penulis
  • amriati Universitas Sains Islam Al Mawaddah Warrahmah Kolaka Penulis
  • adhe ismail ananda Universitas Sains Islam Al Mawaddah Warrahmah Kolaka Penulis

Kata Kunci:

intervensi orang tua, perceraian, , peradilan agama, hukum Islam, keluarga sakinah

Abstrak

Perceraian dalam pandangan hukum Islam adalah jalan terakhir untuk menjaga maslahat keluarga. Namun, di era keluarga modern, intervensi orang tua dalam rumah tangga sering menimbulkan konflik yang memicu perceraian. Penelitian ini menelaah putusan Pengadilan Agama Kolaka tahun 2022–2024 mengenai perceraian yang diakibatkan campur tangan orang tua. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif-yuridis normatif, dengan mengkaji dokumen putusan dan literatur hukum Islam. Hasil kajian menunjukkan bahwa pengadilan agama tidak menganggap intervensi orang tua sebagai alasan cerai tersendiri, tetapi memfokuskan pada akibatnya berupa perselisihan berkelanjutan sesuai Pasal 116 huruf (f) KHI. Pertimbangan hakim menitikberatkan pada rusaknya keharmonisan rumah tangga (sakinah) dan kewajiban suami-istri seperti nafkah dan tanggung jawab keagamaan. Dari perspektif hukum Islam modern, keterlibatan orang tua dibolehkan sepanjang bersifat maslahat (memberi manfaat) dan tidak mengganggu prinsip maqāshid syariah (keutuhan keluarga). Saran dikemukakan agar orang tua membatasi intervensi agar tidak merusak hubungan rumah tangga, serta agar hakim dan pembuat kebijakan memperkuat mediasi dan pembinaan keluarga dalam proses perceraian.

Unduhan

Diterbitkan

2025-08-13