PREDIKSI KEUNTUNGAN BISNIS PISANG PEPPE RASA MANIS DAN ASIN DENGAN MENGGUNAKAN METODE SIMPLEKS
Kata Kunci:
metode simpleks, pisang peppe, produksi optimal, keuntungan maksimal, bisnis rumahan.Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk memaksimalkan keuntungan dalam produksi rumahan pisang peppe, sebuah makanan tradisional Sulawesi Selatan, dengan menggunakan metode penyelesaian simpleks. Metode ini dipilih karena mampu menangani lebih dari tiga variabel keputusan secara efisien, berbeda dengan metode grafik yang terbatas. Penelitian dilakukan di Dusun Sileo 1, Kabupaten Gowa, selama tiga hari pada hari senin-rabu, 12-14 Juni 2023. Data yang dikumpulkan mencakup waktu yang dibutuhkan untuk setiap proses produksi (pengupasan, penggorengan, penumbukan) serta keuntungan yang diharapkan dari dua varian produk, yaitu pisang peppe manis dan asin. Fungsi tujuan dirumuskan untuk memaksimumkan keuntungan, dengan kendala berupa waktu proses produksi. Hasil analisis menunjukkan bahwa untuk mencapai keuntungan maksimal sebesar Zmax = 75, pisang peppe manis harus diproduksi sebanyak 20 unit, dan pisang peppe asin sebanyak 50 unit. Temuan ini memberikan panduan optimal dalam produksi skala kecil yang mengutamakan efisiensi waktu dan biaya.
Referensi
Ali Khomsan dan Faisal Anwar. 2008. “Sehat Itu Mudah”. Hikmah: Jakarta.
Astuti S., 1989. “Manfaat Buah Pisang”. Sinar Tani, Bandung.
Firmansyah, I.2012. “Penentuan Ukuran dan Teknik Penyimpanan Benih Pisang kapok Musa sp.Abb group) dari Bonggol”. Bogor: Institut Pertanian Bogor
Haury and Rillero. (1994). “Perspectives of Hands-On Science Teaching”. Ohio: Educational Resources Information Center (ERIC)-The Ohio University.
Sumartono, 1981. Pisang, Bumi Restu, Jakarta.
Suryanti dan Supriyadi.2008. “Pisang:Budidaya, Pengolahan, dan Prospek Pasar”.Penebar Swadaya. Jakarta.
Winarti, Sri. 2010. “Makanan Fungsional”. Surabaya: Graha Ilmu.
Website